Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 5, 2015
disaat aku sudah memilih hampir pasti keraguan itupun datang kembali,.. keraguan itu menjadi hambatan bagiku.. sekarang hambatan itu bukan berasal dari orang tuaku yaitu mama yang belum meridhoi/mengikhlaskanku . Masalah aku dengan mama sudah kelar dan akhirnnya mamaku mengizinkanku tanpa memnghambat atau mengengkangku, aku bisa bernafas lega sekarang....tapi keraguan pada hatiku sendiri karena pilihanku jauh dari orang tuaku.. apakah aku bisa jauh dari mereka atau gimana juga aku bingung..
aku perhatian banget sama semuanya terutama kepada teman-teman, segala sesuatunya jika ku bisa lakukan untuk mereka akan ku lakukan sekuat tenagaku tanpa pamrih atau mengharapakan yang lebih dari mereka.. tapi mengapa ketika aku butuh perhatian itu mereka enggak ada satupun yang perhatian kepadaku,, gak ada yang membantuku dikala aku butuh bantuan gak ada yang menolong saat aku jatuh, gak ada yang memperhatiakanku disaat aku sangat butuh perhatian..... bahkan disaaat aku sakit semua enggak ada yang peduli!!! enggak ada yang nanyain aku sakit apa? udah makan belum? atau udah minum obat belum?? satu orangpun enggak ada yang seperti itu... bahkan terkadang aku enggak dianggap teman oleh kalian aku hanya diangggap seperti pajangan atau ban serep yang bila dibutuhkan baru di pake.. kadang2 aku lah yang menjadi terbelakang aku menjadi kelinci percobaan kalian dan aku juga yang selalu disisihkan oleh kalian...